Jumat, 09 November 2012

Tanaman Adas (Foeniculum vulgare)

Adas Sebagai Obat, Sayuran dan Bumbu

 

Tanaman Adas (Foeniculum vul-gare Mill.) adalah tanaman herba tahunan dari familii Umbelliferae dan genus Foeniculum. Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan daerah Mediterania, yang ke-mudian menyebar cukup luas di berbagai negara seperti Cina, Meksiko, India, Itali, Indian, dan termasuk negara Indonesia. Genus Foeniculum mempunyai tiga spesies yaitu F. vulgare (adas), F. azoricum (adas bunga di-gunakan sebagai sayuran) dan F. dulce (adas manis digunakan juga sebagai sayuran). F. vulgare mempunyai sub spesies yaitu F. fulgare var. dulce dan F. vulgare var. vulgare. 

Di Indonesia dikenal dua jenis adas yang termasuk ke dalam famili Umbelliferae, yaitu adas (F. vulgare Mill.) dan adas sowa (Anetum graveolens Linn.) Kedua jenis ini telah banyak dibudidayakan di Indonesia, ter-utama adas (F. vulgare Mill.) Sedangkan A. graveolens Linn lebih banyak dibudidayakan di daerah dataran rendah dan daunnya dimakan sebagai lalap.selain sebagai bumbu masak, tanaman adas mempunyai banyak kegunaan mulai dari akar, daun, batang dan bijinya. Daun adas digunakan sebagai di-uretik (pelancar air seni) dan me-macu pengeluaran keringat. Akar-nya berkhasiat sebagai obat batuk, pencuci perut dan sakit perut se-habis melahirkan. Tanaman muda digunakan juga sebagai obat gang-guan saluran pernapasan dan dari ekstrak buah adas dapat digunakan untuk mengobati mulas.

Mengingat kegunaannya sebagai tanaman obat, maka tanaman adas merupakan salah satu tanaman yang mempunyai peranan penting dalam industri obat tradisional di Indone-sia. Hal ini dapat dilihat dari laju permintaan dalam negeri terhadap simplisia adas yang terus mening-kat. Pada tahun 1984 pemakai- an adas sebesar 10.498 ton/tahun, pada tahun 1993 meningkat menjadi 321.520 ton/tahun. Laju permintaan yang tinggi ini tidak diimbangi dengan budidaya secara intensif se-hingga negara Indonesia mengimpor adas pada tahun 2000 sebesar 3.000 ton dari negara India, Mesir dan Iran, karena produksi lokal hanya berkisar 300 ton/tahun.

Tanaman Adas ini dapat dengan mudah kita jumpai di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya.


Manfaat buah dan daun adas Untuk kesehatan

Banyak sekali manfaat daun adas  bagi kesehatan dan kebutuhan sehari hari. Diantaranya Adas sering di gunakan Sebagai bahan dasar:
  •   Parfum
  •   Bumbu masak
  •   Pengawet alami
Buah Adas Secara empiris  Bermanfaat untuk :
  •   Perangsang produksi ASI
  •   Obat gangguan lambung
  •   Obat cacing
  •   Pencegah sembelit
  •   Memperlancar haid
  •   Sakit kuning (jaundice)
  •   Kurang nafsu makan
  •  Putih telur dalam kencing (proteinuria)
  •  Susah tidur (insomnia)
  •  Buah pelir turun (orchidoptosis)
  •  Usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis)
  •  Pembengkakan saluran sperma (epididimis)
  •  Penimbunan cairan di dalam kantung buah zakar (hidrokel testis)
  •  Mengurangi rasa sakit akibat batu dan membantu menghancurkannya
  •  Rematik gout
  •  Keracunan tumbuhan obat atau jamur.
  •   Memperlambat menopause
  •   Melancarkan Peredaran Darah
  •   Berkhasiat untuk mencegah mual dan meluruhkan kencing . beberapa penelitian ilmiah menunjukan bahwa minyak adas bermanfaat sebagai penghilang nyeri, dll.

Klasifiksi Tanaman Adas
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan   :      Plantae
Divisi        :      Magnoliophyta
Kelas        :      Magnoliopsida
Ordo         :      Apiales
Famili       :      Apiaceae
Genus       :      Foeniculum
Spesies     :      F. vulgare
Nama binomial Foeniculum vulgare

Kandungan Kimia Adas

Adas mengandung :
  • 1.      Minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 – 6%,
  • 2.      mengandung 50 – 60% anetol,
  • 3.      lebih kurang 20% fenkon,
  • 4.      pinen,
  • 5.      limonen,
  • 6.      dipenten,
  • 7.      felandren,
  • 8.      metilchavikol,
  • 9.      anisaldehid,
  • 10.  asam anisat,
  • 11.  dan 12% minyak lemak.
Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).
CARA PEMAKAIAN
Buah adas sebanyak 3 – 9 g direbus, minum atau buah adas digiling halus, lalu diseduh dengan air mendidih untuk diminum sewaktu hangat. Daun dimakan sebagai sayuran atau direbus, lalu diminum.
Pemakaian luar, buah kering digiling halus lalu digunakan untuk pemakaian lokal pada sariawan, sakit gigi, sakit telinga dan luka.
Minyak adas juga dapat digunakan untuk menggosok tubuh anak yang masuk angin.

Contoh Pemakaian :


1. Batuk
a.           Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g disedub dengan ½ cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh.
b.          Siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. 
  2. Sesak napas 

  Ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat.
Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh. 
             3. Haid tidak teratur  
            Siapkan daun dan bunga srigading masing-masing.1/5 genggam, jinten hitam 3/4 sendok teh, adas 1/2   sendok teh, pulosari 1/2 jari, bunga kesumba keling 2 kuntum, jeruk nipis 2 buah, gula batu sebesar telur ayam, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minurn 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.
     4. Keracunan tumbuhan, obat, atau jamur 
 Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 g, lalu seduh dengan setengah cangkir arak. Minum selagi hangat.
    5. Batu empedu
Serbuk buah adas sebanyak 5 g diseduh dengan 1 cangkir air panas. Minum setelah dingin. Lakukan setiap hari.
Nama untuk Daun Adas:
Adas atau Fenchel (Jerman), Fenouille (Perancis), Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel (Inggris),  Hades (Sunda), adas, adas londa, adas landi (Jawa), Adhas (Madura), adas (Bali), wala wunga (Sumba), Das pedas (Aceh), adas, adas pedas (melayu).; Adeh, manih (Minangkabau). paapang, paampas (Menado). Popoas (Alfuru), denggu-denggu (Gorontalo), ; Papaato (Buol), porotomo (Baree). kumpasi (Sangir Talaud).; Adasa, rempasu (Makasar), adase (Bugis), Hsiao hui (China), phong karee, mellet karee (Thailand), Jintan Manis (Malaysia). barisaunf, madhurika (India./Pakistan.)

1 komentar:

  1. Informasi yang bagus. Mohon ijin copas ya mbak..!

    BalasHapus